Tangisan Akhir Januari
Woah, hari ini saya banyak menangis. Gara-garanya sederhana, pagi-pagi sekali saat saya mencoba menyelesaikan masakan untuk berdagang, saya keluar sebentar dari dapur, sok ngide menyambut matahari. Sudah cerah semenjak petang subuh tadi. Sejujurnya saya memang suka melihat langit, saya selalu merasa kecil tiap melihat langit. Karenanya, membuat saya sadar kalau saya bukan sesuatu yang perlu dianggap lebih. Kecil sekali. Bukan apa-apa. Jadi hidup santai aja, karena saya bukan pusat alam semesta. Melihat langit itu seperti menyadarkan saya untuk beralih sebentar dari kelelahan duniawi. Wkwk, begitulah intinya. Nah, setelah melihat langit yang luas juga cerah hari itu, jiwa melankolis saya keluar dong. Saya memutar lagu BCL - Harta Berharga, sambil kembali masuk dapur menguleni adonan martabak. Saya suka mendengarkan musik dan ikut menyanyi. Jadilah saya menyanyi bersama suara Kak Unge, kadang-kadang menyahuti dengan nada yang saya usahakan pecah suara. Biar tambah bagus, bagus untuk saya...